CakrawalaiNews.com, PARINGIN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan kunjungan kerja ke BPBD Balangan untuk mempelajari penyusunan Dokumen Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), sebagai upaya memperkuat kualitas penanganan dan pemulihan pascabencana, Selasa (31/3/2026).
Kunjungan tersebut diterima oleh Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan, dengan fokus utama pada kaji tiru penyusunan Jitupasna yang menjadi acuan penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan, Sairil Fajeri menegaskan bahwa, Jitupasna berperan krusial dalam memastikan proses pemulihan berjalan tepat sasaran dan berbasis data.
Menurutnya, dokumen tersebut mencakup penilaian kerusakan fisik serta analisis dampak yang lebih luas, mulai dari aspek ekonomi, sosial, hingga psikososial masyarakat.
“Jitupasna menjadi dasar dalam merumuskan strategi pemulihan yang efektif dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Rekrutmen Polri 2026, Polres Balangan Tegaskan Seleksi Gratis dan Transparan Lewat Pakta Integritas
Ia menambahkan, penyusunan dokumen tersebut membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam teknik pengkajian dampak, analisis kebutuhan, serta perencanaan program pascabencana.
Melalui kegiatan ini, BPBD HST diharapkan mampu mengadopsi praktik terbaik dari BPBD Balangan, sekaligus memperkuat koordinasi antarwilayah dalam menghadapi dan menangani dampak bencana.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme aparatur kebencanaan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat terdampak.
Editor: Sry
