CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Kegiatan ground breaking Jembatan Perintis Garuda yang digelar secara serentak melalui video conference (vicon) di wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai, termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (6/4/2026).
Kegiatan berlangsung di Desa Tangkawang–Tuhuran, Kecamatan Haur Gading ini, menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
Dikesempatan itu, Komandan Kodim (Dandim) 1001/HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto bersama unsur Forkopimda HSU turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, yang terhubung langsung dengan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan.
“Pembangunan jembatan memiliki peran penting dalam memperlancar transportasi, membuka akses daerah terpencil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan dilakukan serentak di 15 titik wilayah sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas antar daerah.
Di HSU sendiri, kegiatan ini dihadiri Bupati H. Sahrujani, Ketua DPRD Fadillah, Kapolres AKBP Agus Nuryanto, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Pangdam, peninjauan dan peletakan batu pertama secara simbolis melalui vicon, hingga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.
Baca Juga: Semarak HSU ke-74, Ribuan Warga Babirik Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama
Dorong Akses dan Pertumbuhan Ekonomi
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda dinilai memiliki dampak strategis, terutama dalam membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan mobilitas masyarakat.
Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi sektor pertanian, perdagangan, dan usaha mikro di wilayah pedesaan.
Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan proyek ini berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal.
Dengan dimulainya pembangunan ini, harapan besar pun tertuju pada terwujudnya konektivitas yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Hulu Sungai Utara.
Editor: Sry
