CakrawalaiNews.com, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal, menegaskan masa depan daerah tidak cukup dibangun lewat infrastruktur, tetapi harus ditopang oleh generasi berakhlak kuat yang lahir dari peran sentral para guru.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Halalbihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten HST di GOR Murakata, yang dihadiri ribuan tenaga pendidik dari berbagai jenjang, baru-baru ini.
Dalam arahannya, Bupati menyoroti pentingnya pendidikan berbasis akhlak sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi unggul. Ia menilai, kecerdasan tanpa moral hanya akan melahirkan krisis karakter di tengah masyarakat.
“Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi fisik. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusia yang berakhlak, beradab, dan memiliki integritas. Di sinilah guru memegang peran paling strategis,” tegasnya.
Ia secara khusus mengapresiasi konsistensi para guru dalam menerapkan Kurikulum Adab dan Sopan Santun, yang dinilai menjadi benteng utama dalam membentuk karakter peserta didik di tengah derasnya arus perubahan sosial dan digital.
Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini bukan hanya soal peningkatan akademik, tetapi juga bagaimana memastikan setiap siswa tumbuh dengan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial.
“Generasi cerdas itu penting, tetapi generasi berakhlak jauh lebih menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Baca Juga: Pengamanan Paskah di Tabalong Diperketat, Polisi Jaga Sejumlah Gereja hingga Hari Raya
Baca Juga: Warga HSS Surati Polda Kalsel, Siap Tutup Tambang PT AGM karena Diduga Serobot Lahan
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten HST dalam memperkuat peran guru, baik melalui peningkatan kompetensi maupun kesejahteraan. Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Kami akan terus hadir memperjuangkan hak-hak guru. Karena dari tangan merekalah lahir generasi masa depan yang tidak hanya pintar, tetapi juga tahu adab dan tata krama,” katanya.
Momentum Halalbihalal ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat persatuan di kalangan pendidik. Bupati mengajak seluruh anggota PGRI untuk tetap solid, menjaga integritas, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi titik tolak memperkuat komitmen bersama: membangun pendidikan yang berakar pada akhlak, demi masa depan yang lebih bermartabat,” pungkasnya.
Editor: Tim Redaksi
