Brutal! Pelajar 18 Tahun Ditusuk dan Dikeroyok di Amuntai Utara, Polisi Kejar Pelaku

Ilustrasi - Pengeroyokan. Sumber Foto: Net.

CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Kasus dugaan pengeroyokan brutal yang melibatkan sekelompok pemuda di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) berujung tragis.

Seorang pelajar berinisial MKA (18) harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu malam, 4 April 2026, sekitar pukul 21.30 WITA, dan kini tengah dalam penanganan serius aparat kepolisian setempat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres HSU, Teguh Kuatman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan sedang melakukan penyelidikan mendalam.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami fokus mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Kronologi: Berawal dari Kesalahpahaman

Insiden bermula saat korban bersama rombongannya melintas di kawasan jalan bypass Desa Panangkalaan. Mereka berhenti setelah mendapat kabar adanya sekelompok pemuda yang mencari salah satu dari mereka.

Ketika mencoba mengklarifikasi situasi di sebuah warung, suasana justru memanas. Salah satu rekan korban diduga lebih dulu diserang, yang kemudian memicu keributan dan berujung aksi kekerasan.

Baca Juga: Wabup HSS Sidak Pasar Negara, Tegaskan Penertiban Pedagang Luar Area

Baca Juga: Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di HSU, TNI-Pemda Perkuat Konektivitas Dorong Ekonomi Daerah

Korban dan teman-temannya sempat meninggalkan lokasi untuk menghindari bentrokan. Namun, karena dua rekannya tertinggal, korban kembali ke tempat kejadian. Nahas, ia justru menjadi target pengeroyokan oleh kelompok pemuda tersebut.

Luka Serius di Beberapa Bagian Tubuh

Akibat serangan itu, korban mengalami luka tusuk di bagian leher, punggung, dan pinggang kanan. Selain itu, terdapat luka robek di wajah yang memperparah kondisinya.

Korban dalam kondisi kritis langsung dilarikan ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban serta mengidentifikasi sejumlah terduga pelaku, masing-masing berinisial A, L, dan D.

Saat ini, aparat terus melakukan pengejaran sekaligus langkah persuasif agar para pelaku segera menyerahkan diri.

“Kami mengimbau agar yang terlibat segera menyerahkan diri sebelum kami mengambil tindakan tegas,” tegas Teguh.

Jadi Sorotan, Polisi Minta Hindari Kekerasan

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang melibatkan kalangan pemuda di wilayah HSU. Aparat mengingatkan masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan menghindari tindakan main hakim sendiri.

Pendekatan secara damai, serta menjalin komunikasi yang baik dirasa mampu penyelesaian konflik secara bijak, guna mencegah hal serupa kembali terjadi.

Editor: Sry