Balangan Bersiap Sambut Ledakan Massa! Rekayasa Lalin dan 3 Zona Parkir Dikunci Jelang Expo 2026 & Konser Dewa 19

Antisipasi ledakan massa jelang Expo 2026 hingga Konser Dewa 19 di momen perayaan Hari Jadi Balangan ke-23, seluruh pemangku kepentingan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), di Dinas Perhubungan Balangan, Senin (6/4/2026). Sumber Foto: Dishub Balangan.

CakrawalaiNews.com, PARINGIN – Pemkab Balangan tak ingin ambil risiko. Menjelang Expo dan Hari Jadi Balangan ke-23 yang akan memuncak dengan konser spektakuler Dewa 19, skenario besar pengaturan lalu lintas dan parkir resmi “dikunci”.

Seluruh stakeholder menyatukan langkah untuk mengantisipasi lonjakan ribuan pengunjung melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar di Dinas Perhubungan Balangan, Senin (6/4/2026).

Terkait hal ini, Kepala Dishub Balangan, Musa Abdullah, menegaskan bahwa kunci sukses acara bukan hanya pada kemeriahan, tetapi pada ketertiban di lapangan.

“Acara sebesar ini sangat bergantung pada kelancaran lalu lintas dan pengelolaan parkir. Semua pihak terlibat, dari kepolisian, TNI, Satpol PP hingga Dishub,” tegasnya.

Ia mengingatkan, pengunjung wajib disiplin mengikuti arahan petugas, khususnya dalam penempatan kendaraan. Pemerintah tidak akan menanggung risiko akibat parkir liar.

“Parkir harus di titik resmi. Ini soal keamanan bersama. Jangan sampai euforia acara justru menimbulkan kerugian,” ujarnya.

Rekayasa Lalin Disiapkan, Ribuan Kendaraan Diantisipasi

Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan, Rizky Rakhman, mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan penuh untuk mengurai potensi kemacetan.

Diperkirakan, gelombang kendaraan yang masuk mencapai lebih dari 3.600 sepeda motor dan 200 mobil, terutama saat konser Dewa 19 berlangsung.

Baca Juga:  Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus 4 Pelaku Pengeroyokan dan Penusukan Pelajar di Amuntai

Untuk itu, tiga zona parkir telah dipetakan secara strategis meliputi zona roda dua difokuskan di area perkantoran, zona mobil diarahkan di luar pusat kegiatan dan zona VIP/VVIP disiapkan jalur khusus yang lebih steril.

“Skema ini dibuat untuk memastikan arus masuk dan keluar tetap lancar tanpa penumpukan,” jelasnya.

Tak hanya itu, akses jalan telah diperkuat melalui pengerasan oleh Dinas Pekerjaan Umum, termasuk penyiapan jalur keluar-masuk yang terpisah guna meminimalkan konflik arus kendaraan.

Jalur Khusus dan Pengamanan Diperketat

Pengamanan juga menjadi perhatian serius. Pos pengamanan akan ditempatkan di titik-titik vital, termasuk pintu masuk utama di Jalan A Yani dan jalur khusus VVIP menuju Muara Pitap.

Kasatlantas Polres Balangan, Iptu Rachmad Hidayat Noor, menegaskan bahwa area parkir akan diawasi ketat, termasuk tanggung jawab petugas parkir terhadap keamanan kendaraan.

“Petugas parkir harus sadar tanggung jawab. Ini bukan sekadar mengatur, tapi juga menjaga,” tegasnya.

Ia juga memastikan jalur darurat (emergency) akan disterilkan sepenuhnya dari parkir maupun aktivitas pedagang.

“Jalur emergency adalah prioritas. Akan kami tandai jelas dan tidak boleh ada aktivitas apa pun di sana,” katanya.

Tarif Parkir Resmi Disosialisasikan
Untuk menghindari pungutan liar, tarif parkir resmi juga ditegaskan sesuai perda, yakni
untuk sepeda motor Rp 2 ribu dan Mobil Rp 3 ribu.

Informasi ini akan disebarluaskan melalui spanduk dan berbagai media agar masyarakat tidak dirugikan.

Momentum Besar, Disiplin Jadi Kunci
Rakor ini menjadi penegasan bahwa Balangan benar-benar bersiap menghadapi salah satu agenda terbesar tahun ini.

Sinergi lintas instansi diharapkan mampu menghadirkan acara yang tidak hanya meriah, tetapi juga aman dan tertib.

“Koordinasi ini adalah kunci. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses tanpa gangguan,” tutupnya.

Editor: Sry