
CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Aula Makodim 1001/HSU–BLG dipenuhi semangat juang para karateka saat ASKI Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar ujian kenaikan sabuk, Ahad (29/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet, tidak hanya dari sisi kemampuan teknik, tetapi juga pembentukan karakter.
Sejumlah peserta dari berbagai tingkatan sabuk mengikuti ujian dengan serius dan penuh konsentrasi. Mereka menjalani serangkaian penilaian yang mencakup penguasaan teknik dasar, ketepatan jurus (kata), hingga kemampuan bertanding (kumite), sebagai tolok ukur kelayakan naik tingkat.
Ketua ASKI HSU, M. Alfiannoor, menegaskan bahwa setiap jenjang sabuk harus diraih melalui proses yang disiplin dan berkesinambungan.
“Tidak ada hasil tanpa kerja keras. Setiap sabuk mencerminkan latihan, kedisiplinan, serta kekuatan mental. Target kami bukan hanya prestasi, tetapi juga membentuk karakter yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, ujian ini juga menjadi sarana pembentukan mental bagi para karateka. Nilai-nilai seperti sportivitas, ketekunan, rasa hormat, dan pantang menyerah ditanamkan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

M. Alfiannoor yang juga menjabat sebagai Kepala Penerangan (Kapendim) Kodim 1001/HSU-HSU berpangkat Sersan Mayor (Serma), membawa pendekatan pembinaan yang tegas dan terstruktur. Hal ini dinilai mampu mendorong perkembangan atlet secara berkelanjutan.
Peran orang tua turut memberi kontribusi besar dalam mendukung perkembangan peserta. Salah satu wali karateka, Ibu Lilik, mengaku melihat perubahan signifikan pada sikap anaknya sejak mengikuti latihan.
“Selain kemampuan bela diri, anak-anak juga belajar disiplin dan tanggung jawab. Dampaknya sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap kondusif dan penuh kebersamaan. Ujian kenaikan sabuk ini menjadi bukti komitmen ASKI HSU dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk masa depan.
Editor: Sry


