
CakrawalaiNews.com, PARINGIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mulai menginisiasi pendokumentasian tragedi banjir bandang yang pernah menerjang Kecamatan Tebing Tinggi di akhir 2025 lalu.
Upaya ini diwujudkan melalui penyusunan buku dan produksi film dokumenter sebagai sarana peringatan sekaligus penguatan mitigasi bencana, melalui rapat koordinasi yang digelar di kantor BPBD Balangan baru-baru ini.
Dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Pertemuan tersebut difokuskan pada penyamaan persepsi, penyusunan alur cerita, serta pengumpulan data teknis dan kesaksian langsung guna memastikan dokumentasi tersusun secara utuh dan akurat.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai arsip sejarah, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.
Ia menjelaskan, film dokumenter dan buku yang disusun nantinya akan menggambarkan secara rinci kronologi kejadian, pola banjir bandang, hingga dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan infrastruktur di kawasan pegunungan Meratus.
“Pendokumentasian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana,” ujarnya.
Berita Menarik: Berakhir Damai: Viral! Duel Jalanan Remaja Putri di Amuntai HSU Dipicu Rasa Cemburu
Baca Juga: Dewa 19 Siap Guncang Harjad ke-23 Balangan, Pemkab Matangkan Persiapan dan Pengamanan
Melalui pendekatan visual dan narasi yang komprehensif, BPBD berharap masyarakat dapat memahami karakteristik banjir bandang serta langkah-langkah penyelamatan yang perlu dilakukan secara mandiri.
Selain itu, hasil dokumentasi akan dimanfaatkan sebagai bahan sosialisasi ke wilayah-wilayah rawan bencana, guna memperkuat pemahaman masyarakat di tingkat akar.
Saat ini, tim tengah menghimpun berbagai materi pendukung, seperti rekaman saat kejadian, dokumentasi kerusakan, serta wawancara dengan para penyintas.
Tahapan ini ditargetkan segera rampung agar proses produksi film dokumenter dapat dilaksanakan secara menyeluruh.
BPBD Balangan juga menilai, upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya dalam menjaga lingkungan dan merespons peringatan dini secara cepat dan tepat.
Editor: Sry


