Beranda Headline News Kebakaran Dini Hari di Sungai Namang HSU, 5 KK Terdampak, Api Diduga...

Kebakaran Dini Hari di Sungai Namang HSU, 5 KK Terdampak, Api Diduga Berasal dari Rumah Kosong

53
0
Sejumlah petugas relawan gabungan HSU berjibaku memadamkan kobaran api yang melahap permukiman warga di Desa Sungai Namang, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (25/3/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga berasal dari rumah kosong ini, berdampak pada 5 kepala keluarga dan 18 jiwa. Sumber Foto: Tangkapan layar di media sosial.

CakrawalaiNewa.com, AMUNTAI – Kebakaran hebat terjadi saat warga masih terlelap di Desa Sungai Namang, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 02.10 WITA, dini hari.

Sedikitnya lima kepala keluarga (KK) dengan 18 jiwa terdampak, setelah api dengan cepat melahap sejumlah rumah di kawasan permukiman tersebut.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga melalui kobaran api besar yang tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar. Informasi pun segera menyebar melalui media sosial, disertai video warga yang meminta bantuan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) agar segera menuju lokasi.

Berita Terkait:  Jago Merah Mengamuk di Danau Panggang HSU, Sungai Namang Berkobar Dini Hari Saat Warga Terlelap

Berdasarkan data sementara, tiga rumah dilaporkan hangus terbakar 100 persen, yakni milik Yusran (2 KK/6 jiwa), Nikmah (1 KK/3 jiwa), dan Normian (1 jiwa).

Sementara itu, satu rumah milik Alfiannor (1 KK/5 jiwa) mengalami kerusakan berat sekitar 70 persen, serta rumah Syamsiah (1 KK/3 jiwa) terdampak ringan sekitar 10 persen.

Dugaan awal, api berasal dari sebuah rumah kosong milik warga berinisial N yang saat kejadian dalam kondisi tidak berpenghuni, lantaran si pemilik, diketahui berada di luar daerah.

“Karena rumah kosong, api tidak langsung diketahui warga dan sudah membesar saat pertama kali terlihat,” ungkap Edy Saputra, anggota Damkar setempat, mewakili Kepala Bidang Linmas dan Damkar HSU.

Kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan lain, dipicu material rumah yang mudah terbakar serta kondisi angin yang cukup kencang. Warga sempat melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya, sembari menyelamatkan barang-barang berharga dalam situasi panik.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi bersama relawan langsung melakukan upaya pemadaman intensif. Setelah berjibaku, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas lebih jauh ke permukiman lainnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, sejumlah warga harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Saat ini, para korban mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pihak berwenang juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada rumah yang ditinggalkan dalam kondisi kosong.

Editor: Sry