
CakrawalaiNews.com, PARINGIN – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Balangan mulai mempercepat penanganan di 4 jembatan yang rusak akibat banjir di Kecamatan Tebing Tinggi.
Saat ini, proses perbaikan telah memasuki tahap administrasi dengan dilaksanakannya kontrak konsultan perencana. Setelah proses perencanaan rampung, pekerjaan fisik pembangunan dan rehabilitasi jembatan ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan April 2026.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPRPerkim setempat, Rina Ariani, mengatakan terdapat empat jembatan di Kecamatan Tebing Tinggi yang terdampak banjir dan membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga: Operasi Ketupat Intan 2026: Kapolres Balangan Siap Kawal Arus Mudik Hingga IdulFitri 1447 Hijriah
“Prosesnya saat ini sudah masuk tahap kontrak konsultan perencana. Setelah perencanaan selesai, akan dilanjutkan dengan kontrak pekerjaan fisik yang ditargetkan mulai pertengahan April,” ujar Rina, Jumat (13/3/2026).
Adapun empat jembatan yang akan ditangani tersebut meliputi pembangunan Jembatan Gantung Sungsum RT 4, rehabilitasi Jembatan Gantung Sungsum RT 2, rehabilitasi Jembatan Gantung Sungsum RT 3, serta rehabilitasi Jembatan Gantung di Desa Ajung.
Menurutnya, perbaikan jembatan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah karena berfungsi sebagai jalur penghubung utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain sebagai akses mobilitas warga, jembatan-jembatan tersebut juga berperan penting dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
“Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi masyarakat. Karena itu pemerintah daerah berupaya mempercepat proses perbaikannya agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal,” jelasnya.
Rina berharap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan maupun rehabilitasi jembatan dapat segera diselesaikan.
Dengan perbaikan tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tebing Tinggi kembali pulih, dan masyarakat dapat beraktivitas kembali secara normal.
Editor: Sry


