
CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1001/HSU–BLG tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat fondasi ideologi dan karakter generasi muda.
Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan di SMAN 1 Sungai Pandan, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang disampaikan Bati Komsos Kodim 1001/HSU-BLG, Serma Mulyaman, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan menanamkan nilai cinta tanah air, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kesadaran pelajar terhadap ancaman non militer seperti penyalahgunaan narkoba, lunturnya semangat kebersamaan, hingga melemahnya ketahanan sosial di tengah masyarakat.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, menegaskan bahwa pembekalan wawasan kebangsaan merupakan langkah strategis dalam memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat desa.
“Wawasan kebangsaan adalah pondasi menjaga keutuhan NKRI. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, disiplin, serta tanggung jawab bersama dalam menangkal pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, desa merupakan benteng terdepan dalam sistem pertahanan negara. Karena itu, penguatan karakter dan kesadaran kebangsaan harus dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Baca Juga : Program MBG di HSU Tuai Respon Positif, Siswa Bisa Menabung Uang Jajan hingga Orang Tua Lebih Mendukung
Apresiasi juga disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Sungai Pandan, Ahmad Rifani. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam membentuk karakter siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pembinaan wawasan kebangsaan sangat penting agar siswa memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, salah satu siswa, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ia menilai, menjaga lingkungan tetap aman, rukun, dan harmonis merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara.
“Kami jadi lebih paham bahwa menjaga kerukunan juga bagian dari menjaga negara. Kehadiran TNI memotivasi kami untuk lebih peduli dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia mengaku termotivasi setelah mengikuti materi yang disampaikan Satgas TMMD, serta menyadari bahwa menjaga kerukunan dan menjauhi pergaulan negatif merupakan bentuk nyata cinta tanah air.
“Kami jadi lebih sadar bahwa ancaman bangsa bukan hanya perang, tetapi juga narkoba dan perpecahan. Kami sebagai pelajar harus jadi contoh dan ikut menjaga lingkungan tetap aman,” tuturnya.
Komentar serupa juga disampaikan peserta lain yang malu-malu disebutkan namanya. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka wawasan baru tentang peran generasi muda dalam menjaga keutuhan persatuan NKRI.
“Biasanya kami hanya belajar teori di kelas. Tapi hari ini kami mendapat penjelasan langsung dari TNI tentang arti bela negara dan tanggung jawab generasi muda. Ini membuat kami lebih percaya diri untuk terus berkontribusi positif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-127 berharap tumbuhnya kesadaran nasional yang semakin kuat di kalangan generasi muda dan masyarakat desa, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak dini.
Editor: Sry


