
CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Desa Hambuku Hulu, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi saksi nyata bagaimana negara hadir melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1001/HSU-BLG.
Tak sekadar membangun infrastruktur fisik, TMMD kali ini menyentuh sisi paling mendasar untuk kehidupan warga dengan menghadirkan rumah layak huni.
Sebanyak lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi sasaran bedah rumah dalam program tersebut, sebuah langkah kecil yang berdampak besar bagi masa depan keluarga penerima manfaat.
Desa Hambuku Hulu, Titik Harapan Baru
Di antara rumah-rumah kayu lapuk yang selama ini berdiri dengan dinding berlubang dan atap bocor, kini tampak bangunan yang mulai kokoh berdiri.
Dinding papan yang sebelumnya rapuh diganti, atap diperbaiki, lantai diperkuat. Semua dikerjakan dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga setempat.
Program RTLH ini bukan sekadar mengganti kayu dan seng. Ia adalah simbol kepedulian dan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Berita Terkait: Sepiring Nasi di Tengah Perjuangan: Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD ke-127 dan Warga Hambuku Hulu
Komandan Kodim 1001/HSU-BLG selaku Dansatgas TMMD ke-127 menegaskan bahwa sasaran bedah rumah diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, dengan kondisi ekonomi terbatas dan hunian yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan.
“TMMD hadir bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun harapan. Rumah layak huni adalah fondasi kehidupan yang lebih baik,” ucap Letkol Inf Endra Retno Erowanto.
Dari Rumah Rapuh Menuju Masa Depan yang Lebih Layak
Bagi para penerima bantuan, bedah rumah ini bukan sekadar bantuan material. Ada rasa haru, syukur, bahkan air mata yang tak terbendung saat melihat rumah mereka direnovasi.
Selama bertahun-tahun, sebagian warga harus bertahan dalam kondisi rumah yang nyaris roboh saat musim hujan dan terasa pengap saat kemarau. Kini, perlahan-lahan, kondisi itu berubah.
Anak-anak tak lagi khawatir tidur di bawah atap bocor. Orang tua tak lagi cemas dinding rumah ambruk diterpa angin. Perubahan fisik rumah membawa dampak psikologis yang besar, menumbuhkan rasa aman, martabat, dan optimisme.
TMMD: Membangun Lebih dari Sekadar Bangunan
Program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 1001/HSU-BLG memang memiliki sejumlah sasaran fisik dan nonfisik. Namun, bedah lima RTLH di Hambuku Hulu menjadi salah satu titik paling menyentuh.
Di balik suara palu dan gergaji, terselip cerita tentang solidaritas. Di sela-sela pekerjaan, prajurit dan warga bercengkerama, berbagi cerita, bahkan makan bersama. Sekat antara aparat dan masyarakat melebur dalam semangat gotong royong.
Inilah wajah pembangunan yang sesungguhnya, bukan hanya soal beton dan kayu, tetapi tentang kemanusiaan.
Harapan yang Terus Bertumbuh
TMMD bukan sekadar program tahunan. Ia adalah jembatan yang menghubungkan negara dengan masyarakat desa. Di Hambuku Hulu, lima rumah mungkin tampak kecil dalam angka, tetapi bagi lima keluarga, itu adalah perubahan besar dalam hidup mereka.
Dari desa di tepian Sungai Pandan, pesan kemanusiaan itu mengalir: bahwa pembangunan harus menyentuh yang paling dasar, rumah, tempat keluarga bertumbuh dan bermimpi.
Dan di sana, di antara kayu, kayu baru yang terpasang rapi, harapan pun ikut dibangun, sedikit demi sedikit, namun kokoh untuk masa depan.
Editor: Sry


