
CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Organisasi Sosial Terintegritas (GOSTI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar aksi unjuk rasa damai, Senin (26/1/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 200 orang itu dimulai sejak pagi dengan titik pertama di Kantor Bupati HSU, kemudian berlanjut ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) HSU, dan berakhir di Kantor DPRD HSU.
Di depan Kantor Bupati HSU, massa aksi secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bupati HSU Sahrujani hingga lima tahun ke depan. Mereka menilai ada indikasi upaya pihak tertentu yang ingin menjatuhkan kepala daerah.
“Kami mengawal dan mendukung penuh Bupati Sahrujani. Diduga ada indikasi pihak-pihak yang ingin menjatuhkan Bupati kita. Kalau ada yang mengganggu, kami siap pasang badan,” ujar salah satu peserta aksi di hadapan Bupati HSU.

Selain menyatakan dukungan politik, massa GOSTI juga menyoroti dugaan korupsi di lingkungan RSUD Pambalah Batung Amuntai. Dalam orasinya, mereka menyebut adanya potensi kerugian keuangan daerah hingga puluhan miliar rupiah.
Peserta aksi mengungkapkan bahwa status RSUD masih golongan B ternyata masih C, namun anggaran yang digelontorkan dari APBD dinilai tidak sebanding dengan yang semestinya.
“Berapa dana yang teralokasi, di tahun 2024 saja dana pemasokan APBD nya sudah Rp 30 miliar rugi, dan di 2025 hampir 40 miliar rugi. Kami juga meminta Bupati untuk merevisi SKPD, jangan sampai Pak Bupati jadi korban. Semenjak pindahnya rumah sakit, sekarang menjadi sarang hantu, banyak yang kehilangan pekerjaan,” beber salah satu orator aksi.
Massa gabungan juga meminta Bupati HSU untuk mengevaluasi dan merevisi struktur SKPD, agar tidak menjadi pihak yang dirugikan di kemudian hari.
Menanggapi aksi tersebut, Bupati HSU Sahrujani menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut menjadi tambahan semangat bagi pemerintah daerah dalam membangun HSU.
“Apa yang kami upayakan dan cita-citakan adalah HSU yang lebih baik dan lebih bermakna, sehingga kita bisa meninggalkan kebaikan bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” ujar Sahrujani di hadapan massa aksi.
Usai menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati, massa GOSTI melanjutkan aksi damai ke Kantor Kejaksaan Negeri HSU dan Kantor DPRD HSU.
Dalam aksi lanjutan tersebut, mereka mendesak aparat penegak hukum dan wakil rakyat agar serius menindaklanjuti tuntutan mereka. Untuk DPRD mereka meminta mengusut dugaan seleksi rekrutmen tenaga keamanan yang tidak sesuai.
Aksi massa berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ekstra dari aparat gabungan Polres HSU dan Jajaran Kodim 1001/HSU-BLG hingga selesai.
Editor: Sry


