
CakrawalaiNews.com, PARINGIN – Warga Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, sempat digegerkan oleh kabar tidak benar yang menyebutkan seorang warga yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia akibat gigitan ular, dikabarkan hidup kembali.
Kabar tersebut beredar luas melalui sejumlah grup WhatsApp pada Minggu (14/12/2025), hanya berselang sehari setelah korban dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (13/12/2025).
Kabar Hoaks Picu Kedatangan Warga ke Rumah Duka
Informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan itu sontak memancing rasa penasaran warga. Sejumlah masyarakat bahkan berdatangan langsung ke rumah duka untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.
Namun, pihak keluarga dengan tegas membantah isu yang beredar dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia dan tidak pernah hidup kembali seperti yang dikabarkan.
“Kabar yang beredar itu tidak benar. Kami mohon kepada siapa pun yang menyebarkan informasi beliau hidup kembali agar segera meluruskan,” ujar salah satu anggota keluarga korban yang enggan disebutkan namanya, dengan tegas, Senin (15/12/2025).
Korban Meninggal Usai Digigit Ular
Diketahui, korban merupakan warga Desa Pematang yang meninggal dunia usai digigit ular pada Sabtu siang. Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Namun alih-alih menghormati suasana duka, munculnya kabar bohong justru memperkeruh keadaan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Keluarga korban berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial maupun group percakapan, tanpa sumber yang jelas.
Mereka juga meminta empati publik agar tidak menyebarkan kabar sensasional yang dapat melukai perasaan keluarga yang sedang berduka.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital serta kehati-hatian dalam membagikan informasi, terutama yang menyangkut nyawa dan martabat seseorang.
Editor: Sry


