Beranda Kalsel Kab Hulu Sungai Utara Kolaborasi Cipta Karya–Bina Marga PUPR HSU Hadirkan Kemegahan, Ikon Religi-Estetika Amuntai di...

Kolaborasi Cipta Karya–Bina Marga PUPR HSU Hadirkan Kemegahan, Ikon Religi-Estetika Amuntai di Tugu Selawat

115
0
Suasana penampakan Tugu Bundaran Amuntai di siang hari. Foto: Windi/CakrawalaiNews.com

CakrawalaiNews.com, AMUNTAI – Sentuhan kolaboratif antara Bidang Cipta Karya dan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil menorehkan mahakarya baru bagi kota Amuntai.

Kini terbaru, Tugu Selawat yang berdiri megah di jantung kota menjadi simbol keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual, sekaligus ikon wisata religi yang mempercantik wajah ibu kota HSU.

Dibangun menggunakan APBD dua tahun anggaran 2024–2025 dengan nilai mencapai Rp 3,8 miliar, tugu ini telah rampung sepenuhnya dan kini menjadi magnet baru bagi masyarakat serta wisatawan.

Ornamen kaligrafi yang melekat indah pada sisi kiri dan kanan, serta kaligrafi yang bertuliskan asma Allah SWT persis berada puncak Tugu Selawat, layaknya seperti kedua belah tangan yang memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa.

Di puncak tugu, pancaran lampu bernuansa keemasan di malam hari, serta hamparan aspal mulus di sekitarnya menjadikan kawasan ini tampak megah dan menenangkan.

Kolaborasi Dua Bidang, Satu Harmoni Pembangunan

Kepala Dinas PUPR HSU, Amos Silitonga, menyebut keberhasilan proyek ini merupakan wujud nyata sinergi internal antar bidang di tubuh PUPR, di mana Cipta Karya berfokus pada estetika dan tata ruang, sementara Bina Marga memperkuat infrastruktur penunjang yang mengelilinginya.

“Kami berupaya agar setiap pembangunan bukan hanya menghadirkan keindahan fisik, tapi juga membawa nilai ibadah dan kebersamaan bagi masyarakat,” ujar Amos, Jumat (14/11/2025).

Melalui konsep tata kota berkarakter religi, Dinas PUPR HSU ingin menjadikan ruang publik sebagai wadah refleksi spiritual yang terbuka dan nyaman bagi semua kalangan.

Sementara Kabid Cipta Karya, Saiful Hidayat, menambahkan bahwa desain Tugu Selawat memang dirancang untuk menghadirkan suasana harmoni yang berwibawa.

“Kami ingin menampilkan identitas Amuntai sebagai Kota Bertakwa melalui bentuk visual yang elegan namun sarat makna. Kaligrafi dan pencahayaan diatur untuk memancarkan ketenangan,” jelasnya.

Nampak sejumlah remaja usai melepas lelah, sambil menikmati panorama malam yang memukau di sekitar Bundaran Amuntai. Foto: Windi/CakrawalaiNews.com

Bina Marga Menyempurnakan Nuansa Kota Bertakwa

Secara terpisah, Kabid Bina Marga, Ibnu Maulana, memastikan seluruh akses di sekitar bundaran telah dibenahi dengan hamparan aspal yang mulus, guna mendukung kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan.

“Jalan di sekitar kawasan ini kami buat seperti karpet hitam yang membingkai keindahan Tugu Selawat. Ini bukan sekadar jalan raya, tapi bagian dari wajah kota yang harus tertata dan aman,” ungkapnya.

Kini, kawasan Bundaran Selawat bukan lagi sekadar perlintasan lalu lintas, melainkan ruang spiritual publik yang ramai dikunjungi warga setiap sore hingga malam hari. Banyak masyarakat datang untuk bersantai, berswafoto, hingga menikmati atmosfer religius di pusat kota.

“Adanya Tugu Selawat yang berdiri megah di pusat kota Amuntai menggambarkan wajah dan suasana baru yang lebih anggun dan kharismatik. Terlebih di malam hari, dengan suasana damai namun memikat,” tutur Siti Mariam, mahasiswa asal Amuntai yang sedang berlibur di kampung halaman.

Ikon Baru Amuntai dan Kebanggaan Masyarakat HSU

Dengan rampungnya pembangunan Tugu Selawat, Amuntai kini memiliki ikon baru yang memperkuat identitasnya sebagai Kota Bertakwa. Keindahan arsitektur berpadu dengan semangat keagamaan menjadikan kawasan ini tidak hanya menjadi destinasi pemandangan baru, tetapi juga simbol kerukunan dan kebersamaan warga.

“Inilah wujud pembangunan yang menyentuh lahir dan batin. Estetika dan spiritualitas berpadu menjadi satu,” ujar pria paruh baya bernama Ali, salah satu warga Amuntai dengan bangga.

Editor: Aprie

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini